Peta Musik Indonesia dengan Brand Archetyping

Beberapa hari yang lalu saya ikutan workshop branding principle yang ngebahas tentang brand archetyping. Disana dijelasin gimana kita bisa bikin segmentasi produk berdasarkan faktor emosional yang ditimbulkannya. Intinya ada enam tipe konsumen yang dilambangkan ke enam warna berbeda, menarik kan? Nah. Disini saya mau mempraktekkannya ke dalam... musik Indonesia! Haha ya saya nyoba ngebagi2 musik Indonesia ke enam tipe tadi alias membuat peta musik Indonesia dengan brand archetyping - sekilas kaya judul TA ya.. haha. Sebagai catatan, pemetaan ini berdasarkan sudut pandang saya aja, konsepnya sendiri saya kembangin dari yang saya dapet, just for fun! Secara garis besar, kalo kita kasih sumbu x dan y di lingkaran di atas, makin ke kanan sifatnya makin non-mainstream, sementara makin ke atas makin non-feeler. Oke mappingnya kita mulai aja ya gan, haha, here we go!

Red - The Hero (ex: Superman Is Dead, Netral, The S.I.G.I.T)
Musisi tipe ini punya idealisme kuat plus lirik yang sama kuatnya. Kebanyakan musiknya ngga tentang cinta, tapi tema apapun yang ngasih semangat ke pendengarnya. Kalo didenger musik mereka ngga terlalu mainstream, pendengar mereka umumnya orang berjiwa "rebel", haha. Di Indonesia yang bisa nikmatin karya musisi tipe The Hero ini memang terbatas, tapi mereka yang ngefans cenderung sangat loyal karena kesamaan idealisme.

Purple - The Ruler (ex: Kotak, Efek Rumah Kaca, Endah n Rhesa)
The Ruler punya idealisme kuat, mirip sama tipe sebelumnya. Bedanya... tipe ini lebih perasa. Di lagu mereka terselip tema cinta tapi bukan yang cengeng dan ngga bikin image mereka jadi musisi melankolis; refleksi unsur idealis masih tercermin dalam lagu2nya yang berkualitas. Sebenernya tipe ini ngga terlalu mainstream tapi pendengar bisa menyesuaikan dan nikmatin lagu2 kreasi musisi The Ruler. Di Indonesia tipe ini lebih banyak didominasi oleh musisi musisi yang bergerak secara indie.

Blue - The Expert (ex: Agnes Monica, Kahitna, Dewa)
Mereka yang punya kemampuan musikalitas extra-tinggi ada di tipe The Expert. Lagu kreasi mereka cenderung lebih rumit, standar musiknya lebih tinggi dibanding yang lain dan punya lirik yang extra-dalam karena tipe ini adalah perasa yang kuat. Mereka bisa dibilang profesor yang menghasilkan lagu2 cinta romantis penuh kegalauan. Haha. Tipe ini cukup ekslusif di Indonesia; sama dengan tipe pendengarnya yang eksklusif dalam menikmati musik.

Brown - The Caregiver (ex: D'Masiv, Vierra, Peterpan)
Setipe dengan sebelumnya, The Caregiver penuh keromantisan dan kegalauan mendalam. Haha. Bedanya musik mereka lebih mainstream jadi sangat diterima oleh pendengar musik kebanyakan. Musisi tipe ini sangat perasa, mencurahkan isi hati mereka ke dalam lagu dengan kata kata yang puitis tapi tetep mudah dicerna. Tipe seperti ini jelas banyak kamu jumpai di Indonesia; haha ya inilah tipe favorit pendengar di Indonesia.

Orange - The Fun-lover (ex: Ran, SM*SH, Cherrybelle)
The Lover penuh dengan cinta. Bedanya sama tipe sebelumnya, tipe ini ngepresentasiin tema cinta dengan fun. Jadi kalo kamu denger lagunya, kamu ngga bakal dapet kegalauan, tapi lebih ngasih semangat dan kesenangan. Tipe ini punya musik yang friendly, upbeat, bright, ngga selalu bertema cinta, dan bisa diterima pendengar musik umumnya. Trend ini sekarang banyak muncul di Indonesia karena lagi booming boysband dan girlsband yang mayoritas adalah tipe The Lover.

Yellow - The Jester (ex: Saykoji, Project Pop, Ayu Ting Ting)
The Jester adalah mereka yang ekstra-fun, party-loving. Musisi tipe ini punya lagu yang easy listening dan ngasih semangat ke pendengarnya. Lagu mereka ngga melulu tentang cinta tapi tentang apapun yang bisa bikin fun; umumnya punya tempo upbeat dan tentunya akrab di telinga karena musiknya yang catchy, nempel di pendengarnya dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Haha. Di Indonesia tipe The Jester ini banyak dijumpai di musisi dangdut.

That's it! Menarik juga ya bikin peta musik Indonesia pake Brand Archetyping. Haha. Kalo kamu punya pendapat beda wajar aja karna ini berdasarkan sudut pandang saya; dan sangat mungkin kalo satu musisi punya lebih dari satu tipe, dengan persentasenya masing2. Anyway, kalo ngomongin musik saya sendiri, dulu bareng grup hiphop saya One O One, album The Hepihop keliatannya ada di posisi The Jester. Sementara saya di album Hepiboyy and Tweenerbear cenderung beralih ke The Lover. Haha. Oke. Jadi pertanyaannya adalah... kamu tipe yang mana?

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resepsi Nikah on Budget: 50 Juta di Jakarta

Belum Berhasil di Rekrutmen UFLP (Unilever Future Leaders Program)

Menuju MT Star Danone