Kembali Berperang di Modern Warfare 3


Tiap akhir tahun PC saya penuh suara tembakan dan ledakan karna tiap akhir tahun serial game perang Call Of Duty ngerilis sekuel baru. Haha. Kali ini di 2011 saya kembali berperang di Call Of Duty Modern Warfare 3 yang akhirnya dirilis minggu lalu. Seperti pendahulunya, game FPS ini menawarkan permainan full-action yang bikin kamu seakan2 ada di medan perang; sampai berhasil bikin saya merasa "I'm not jobseeker, I'm a soldier!". Haha saya review sedikit buat singleplayer Modern Warfare 3. Here we go.

Story & Gameplay

Modern Warfare 3 ini nerusin cerita seri sebelumnya, dengan target utama Makarov. Kebanyakan kita main sebagai Yuri; ada juga saat2 sebagai Captain Price dan Frost. Kamu juga bakal ketemu sama "Soap" McTavish di game yang terdiri dari 3 act ini. Dari segi gameplay masih relatif sama dengan pendahulunya: tembak2an, stealth action, perang pakai vehicle, dsb. Yang beda ada di cerita, tempat, dan variasi action2nya yang keren. Kamu bisa liat trailer Youtubenya disini. Momen paling keren diantaranya pas di laut ngendaliin boat dan kita harus kabur dari serangan musuh yang penuh ledakan. Ada juga momen tembak2an dimana kita pake mobil dan musuh di kereta api yang lagi jalan. Awesome

Graphics & Sound

Perbedaan grafik dari serial sebelumnya ngga terlalu kerasa buat saya, tapi yang pasti grafik game yang didevelop sama Infinity Ward ini selalu keren: tentara, kendaraan, senjata, lingkungan sekitar, sampai ke efek tembakan dan ledakan dibuat detail. Plus didukung specs yang ramah; ngga cuma terbatas untuk pc game yang high-end. Kamu bisa liat specsnya disini. Untuk sound, kalo kamu punya soundcard sama speaker/headphone yang bagus pasti kamu bakal serasa di medan perang. Haha.

Conclusion

Modern Warfare 3 bakal ngasih kamu experience yang wow seperti serial pendahulunya; dengan variasi action yang baru. Game ini recommended buat yang ngefans sama serial Call Of Duty ataupun yang penasaran pengen nyoba. Sebagai penutup, saya ambil sebuah quote dari Modern Warfare 3: "You are remembered for the rules you break, not the rules you follow". Lets play!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Resepsi Nikah on Budget: 50 Juta di Jakarta

Belum Berhasil di Rekrutmen UFLP (Unilever Future Leaders Program)

Empat Hal Wajib Kamu Siapkan untuk Travel ke Russia